Tanah Gerak Muncul Kembali, Warga Desa Landoh Sigap Pindah Lokasi – Ayu Sastra

Tanah Gerak Muncul Kembali, Warga Desa Landoh Sigap Pindah Lokasi

Salah satu rumah warga setempat roboh karena peristiwa tanah gerak. (Doc. Istimewa/ayusastra.com).

REMBANG, ayusastra.com – Lantaran fenomena tanah Gerak Muncul kembali, warga Desa Landoh, Dukuh Dunglowo, Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang sigap untuk pindah lokasi, Selasa (23/1/2024).

Dilansir dari laman r2brembang.com, Peristiwa itu terjadi mengakibatkan sekitar 6 kepala keluarga memilih untuk mengungsi.

Salah satu warga Dukuh Dunglowo, Juanto, menyatakan dari 6 kepala keluarga yang sudah pindah, kini tersisa 2 rumah yang berpotensi terancam terkena bencana tersebut.

“Kalau ditotal dari tahun 2010 sampai sekarang, sudah ada 6 rumah yang pindah secara bertahap. Dengan ada penanganan ini semoga 2 rumah yang terancam nggak sampai pindah,” jawabnya.

Juanto menambahkan, dari pihak desa tepatnya Hari Senin, 22 Januari 2024 telah menurunkan alat berat yakni beckhoe guna memasang decker beton di pinggir sungai sebagai tanggul penahan untuk meminimalisir bencana tanah gerak semakin melebar.

“Ini kan tanahnya masih gerak, untuk mengantisipasinya, tadi dipasang bis decker. Harapannya ini dapat menahan jikalau ada arus sungai yang besar. Kemarin telah di tumpuk, akan tetapi jika tidak dipasang beton, akan berpotensi longsor kembali,” kata Juwanto.

Ia menambahkan, untuk penanganan tanah gerak di Dusun tersebut, dari pihak terkait memberi anggaran sebesar Rp 30 juga untuk sewa alat berat.

“Ini ada anggaran Rp 30 juta untuk sewa alat berat dan membeli decker beton. Ya pas-pasan, tapi mau bagaimana lagi,” imbuhnya.

Kendati demikian, menurut prediksi Juanto, bencana tanah bergerak ini kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang setempat. Sehingga pihak Desa Landoh yang menanggulangi bencana tanah gerak dengan kemampuan dan alat seadanya.

“Seperti yang saya rasakan, ada perbedaan dalam memberikan pelayanan. Salah satunya di Dusun Grajen Desa Sumberejo Rembang, Pemkab sampai berusaha untuk memberikan banyak bantuan guna membangunkan rumah baru, sedangkan disini kalau warga mau pindah ya secara sendiri dan mandiri, meski kondisi ekonominya rata-rata kurang mampu. Dari pemerintah, hanya kasih sembako kelihatannya,” tandasnya.

(ayl/fka)

Ayu Sastra
Assalamualaikum. Perkenalkan nama saya Ayu Lestari, hidup di tengah-tengah sudut kota kecil yang melegenda tepatnya di Kota Lasem. Saya merupakan penulis pemula yang ingin mendedikasikan diri khususnya dibidang kepenulisan. Akun Media Sosial FB : Aeyu Loestari IG : @ayu_lestari230801 @lestari_sastra WA : 0858 - 6803 - 1099