Pabrik Kerupuk di Kalitengah Pancur Habis Dilahap Si Jago Merah – Ayu Sastra

Pabrik Kerupuk di Kalitengah Pancur Habis Dilahap Si Jago Merah

Aksi petugas pemadam kebakaran memadamkan api di pabrik kerupuk yang berlokasi di Desa Kalitengah, Pancur Rembang (Doc. Ayu Lestari/ from Musyafa Musa).

REMBANG, ayusastra.com – Pabrik kerupuk yang ada di Desa Kalitengah, Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang terlahap habis oleh si jago merah, pukul 19.00 WIB pada, Sabtu (14/1/2023).

Pemilik pabrik kerupuk yang terbakar adalah Supriyono (44). Ia menjelaskan berdasarkan informasi yang ada di tempat kejadian perkara, para pekerja sedang istirahat di ruangan luar pabrik. Setelah itu, mereka meninggalkan wajan penggorengan yang kondisinya masih terdapat minyak dengan kondisi tungku masih menyala.

Ansori, Kepala Desa Kalitengah mengatakan karena aktivitas menggoreng kerupuk sudah cukup lama, alhasil api menyambar ke atap bambu di atas tungku. Sehingga, peristiwa kebakaran tak dapat dielakkan. Dilansir pada laman www.r2brembang.com.

Ansori menambahkan masyarakat sekitar bergotong royong memadamkan api, dengan mengambil air dari bak kamar mandi di sekitar lokasi kejadian. Kebakaran juga mengakibatkan listrik padam, sehingga situasi gelap gulita.

“Menurut saksi, api tersebut mencuat pada saat pekerja sedang istirahat, dan setelah sholat isya. Karena ingin melanjutkan untuk menggoreng kerupuk, tiba-tiba api sudah melonjak ke atas wajan penggorengan,” kata Ansori dilansir dari laman www.r2brembang.com, Sabtu (14/1/2023).

Akan tetapi, berdasarkan data yang diterima oleh petugas pemadam kebakaran, ia menyebut bahwa adanya dugaan wajan yang dibuat untuk menggoreng kerupuk itu terbalik.

“Begitu minyak goreng terkena api, otomatis si jago merah meluap. Karena pekerja sedang dalam kondisi panik, alih-alih ingin meredamkan api namun yang terjadi api malah semakin melambung tinggi,” jawab petugas Damkar.

Saat petugas Damkar Pemkab Rembang tiba, api masih berkobar, meski tidak terlalu besar. Setelah penyemprotan oleh regu Damkar, akhirnya api benar-benar bisa dipadamkan.

“Damkar BPBD datang dengan membawa 3 tangki, jadi api masih dapat dipadamkan semua, “ tandasnya

Untungnya, tak ada korban jiwa atas kejadian ini. Namun angka kerugian yang dialami pemilik pabrik kerupuk ditaksir dari harga Rp 300 – 350 juta karena melihat bangunan yang secara keseluruhan habis terbakar dan peralatan yang ikut terlahap api.

(ayl/dna)

Ayu Sastra
Assalamualaikum. Perkenalkan nama saya Ayu Lestari, hidup di tengah-tengah sudut kota kecil yang melegenda tepatnya di Kota Lasem. Saya merupakan penulis pemula yang ingin mendedikasikan diri khususnya dibidang kepenulisan. Akun Media Sosial FB : Aeyu Loestari IG : @ayu_lestari230801 @lestari_sastra WA : 0858 - 6803 - 1099