Harapan Yang Terjual dan Puisi Lainnya – Ayu Sastra

Harapan Yang Terjual dan Puisi Lainnya

Dok.pribadi/Ayu Lestari
Penulis: Ilma Kamalia ( Mahasiswi STAI AL-KAMAL Sarang )

Andai Senja
Andai senja mengerti betapa pahitnya sebuah keheningan
Mungkin saja dia tak ingin melalui sedetikpun momen saat fajar menyongsong
Dan jikalau mentari bisa mendengar sayup iba dari burung yang berpulang ke sarang
Mungkin dia ingin bertahan sebentar lagi Sebelum tuhan-Nya membangunkan kembali Lalu, bagaimana dengan seorang laki-laki
Yang tetap berpegang teguh
Pada rasa yang sebenarnya tak memberi teduh?
Bagaimana dengan seonggok harapan Dari seseorang yang bahkan lupa Tentang dunia yang begitu lapang? Andai saya Engkau mengerti Andai saja engkau pahami Rasa ini begitu berarti Ku cintaimu dalam diam sepanjang hari
Koruptor
Gelagat yang resah seperti layaknya budak 
Menampar kejam sepeti karang 
Nafsu beradu membiru sampai membeku 
Rintih tangis menjerit bak bumerang menghantam sukma
Menghujat raga, terbakar dan terkoyak 
Banyak nafas yang berhembus kencang, tetapi ada tangis sengsara 
Perih dirasa rakyat tak berdosa

Apakah ini yang dinamakan sejahtera!
Lihatlah!
Tawa lintah perampas kehidupan 
Bersendawa ria diatas malaikat penyumbang harta
Dinding tameng dan senjata tak ada guna!

Hanya sampah masyarakat kini telah menyebar tanpa bau
Meluas melesat bagai kilat 
Meja hijau dan palu terpaku oleh rasua
Awas kau lintah panas!Rentetan besi ini telah menunggumu 
Menyeret sadis
Meramu tangis
Harapan Yang Terjual
Untuk senja dan jingga-Nya
Ada secuil alasan yang patut diperbincangkan kembali dari pahitnya sebuah rasa diam
Sayangnya di tepi kurun yang amat timpang
Leherku terlalu berat untuk menuju ke arah depan
Berpergilah bersama angin yang menepi
Sebab dengannya,takkan kau kenal lagi apa itu sepi
Karena disini, aku, di kemudian hari
Sungguh sesal tiada arti bagi hasratku yang mem-belati

Datangi bahagiamu
Maka ku jemput sisa asa-ku
Biarkan cinta ini luput
Bersama sebuah kepergian keputus-asaan hasrat
Dan harapan yang terjual
Rembang, 11 Juni 2022

Ayu Sastra
Assalamualaikum. Perkenalkan nama saya Ayu Lestari, hidup di tengah-tengah sudut kota kecil yang melegenda tepatnya di Kota Lasem. Saya merupakan penulis pemula yang ingin mendedikasikan diri khususnya dibidang kepenulisan. Akun Media Sosial FB : Aeyu Loestari IG : @ayu_lestari230801 @lestari_sastra WA : 0858 - 6803 - 1099