Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Usai Gelar Bengkel Komunitas Penggerak Literasi – Ayu Sastra

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Usai Gelar Bengkel Komunitas Penggerak Literasi

40 peserta komunitas literasi se Kabupaten Rembang mengikuti kegiatan dari Balai Bahasa Jawa Tengah Selama tiga hari. (Doc. Ayu Lestari/ayusastra.com).

REMBANG, ayusastra.com – Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah telah menggelar kegiatan bengkel komunitas penggerak literasi di Kabupaten Rembang selama tiga hari mulai tanggal 15-17 Mei 2024 di SMP 5 Rembang.

Agenda tersebut dihadiri sebanyak 40 peserta delegasi dari beberapa taman baca masyarakat, perpustakaan desa, maupun komunitas yang bergerak di bidang literasi,  Sabtu(18/5/2024).

Selama acara bengkel komunitas penggerak literasi, peserta diberikan 7 materi dengan narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing.

Pemateri kegiatan tersebut diantaranya Dr. Syarifudin, M.Hum, Trini Haryanti, Yon Suprayoga, Muhammad Farid, Mochammad Ilyas al-Musthofa, S.I.P., dan Muchammad Zaini.

Dr. Syarifuddin, M.Hum., Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah mengaku kegiatan semacam ini digencarkan guna memperkuat serta memotivasi pegiat literasi, khususnya di Kabupaten.

“Bengkel literasi ini diinisiasi oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah dengan tujuan supaya gerak cepat dalam mewujudkan aksi nyata kami guna menggerakkan komunitas literasi di Kabupaten Rembang,” sahutnya.

Namun di sisi lain, Dhina Widiati selaku kepala SDN 1 Karangturi Lasem menilai dari segi pemaparan materi sudah kompeten, akan tetapi ada beberapa catatan evaluasi dalam kegiatan tersebut.

“Secara materi sudah bagus. Tetapi, saya perhatikan untuk sasaran pesertanya yang kurang tepat. Jadi level pemahaman narasumber dengan pesertanya kebanyakan juga diwakilkan, jadi tidak tepat sasaran,” kata Dhina.

Dhina menambahkan, jika tindak lanjut materi pelatihan ke depan lebih di khususkan bagi peserta pegiat komunitas literasi.

“Seperti pelatihan yang sudah-sudah. Kesannya hanya datang pelatihan tapi tidak dilaksanakan, walaupun ada satu dua orang tapi kurang maksimal,” sahutnya. 

Disamping itu, Baskoro selaku salah satu peserta kegiatan bengkel literasi dari Perpustakaan Nyah Lasem menjelaskan jika kegiatan menarik ini mempermudah pelopor literasi untuk menggencarkan beberapa program kegiatan dan pastinya membantu untuk menyelesaikan permasalahan klasik yang ada di setiap komunitas literasi.

Selain itu, dia berharap melalui pelatihan ini bisa memunculkan daya minat masyarakat Rembang khususnya di ranah literasi budaya untuk mengangkat warisan, nilai-nilai, tradisi yang ada di rembang.

“Komunitas penggerak literasi tepatnya di Kecamatan Lasem telah mengumpulkan beberapa temuan heritage lokal dan kabar baiknya ini bisa dijadikan sebagai wawasan dan kekayaan lokalisdem,” pungkas Baskoro.

(ayl/fka)

Ayu Sastra
Assalamualaikum. Perkenalkan nama saya Ayu Lestari, hidup di tengah-tengah sudut kota kecil yang melegenda tepatnya di Kota Lasem. Saya merupakan penulis pemula yang ingin mendedikasikan diri khususnya dibidang kepenulisan. Akun Media Sosial FB : Aeyu Loestari IG : @ayu_lestari230801 @lestari_sastra WA : 0858 - 6803 - 1099